Terkini: Swedia Protes Irak Akan Hukum Mati 3 Warganya

Berita terkini dari dunia internasional, Swedia telah mengajukan protes keras terhadap Irak terkait rencana hukuman mati terhadap tiga warganya. Protes ini dilayangkan setelah pengadilan Irak menjatuhkan vonis mati kepada tiga warga Swedia yang dituduh bergabung dengan kelompok teroris ISIS.

Latar Belakang Kasus

Kasus ini bermula pada tahun 2019 ketika ketiga warga Swedia tersebut ditangkap di Suriah oleh pasukan Kurdi yang didukung oleh Amerika Serikat. Mereka kemudian diserahkan kepada pihak berwenang Irak dan diadili atas tuduhan terlibat dalam kegiatan terorisme.

Reaksi Swedia

Swedia telah menyatakan keprihatinannya atas vonis mati yang dijatuhkan kepada ketiga warganya. Menteri Luar Negeri Swedia, Ann Linde, telah menghubungi rekannya di Irak untuk menyampaikan protes resmi dan meminta agar hukuman mati tersebut dibatalkan.

Swedia merupakan negara yang menentang hukuman mati dan telah menghapus praktik tersebut dari sistem hukumnya sejak tahun 1972. Oleh karena itu, Swedia terus berupaya untuk membatalkan hukuman mati yang dijatuhkan kepada warganya di negara lain.

Tanggapan Irak

Pihak berwenang Irak telah membela keputusan pengadilan dan menyatakan bahwa ketiga warga Swedia tersebut telah terbukti bersalah atas tindakan terorisme. Namun, Irak juga menyatakan bahwa mereka akan mempertimbangkan protes dari Swedia dan akan meninjau kembali kasus tersebut.

Implikasi Internasional

Kasus ini memiliki implikasi internasional yang signifikan, terutama dalam hal kerja sama antarnegara dalam memerangi terorisme. Swedia dan negara-negara Uni Eropa lainnya telah menyatakan keprihatinannya atas penggunaan hukuman mati dalam kasus terorisme, dan kasus ini dapat mempengaruhi hubungan diplomatik antara Swedia dan Irak.

FAQs

Q: Siapa ketiga warga Swedia yang dijatuhi hukuman mati di Irak?

A: Identitas ketiga warga Swedia tersebut belum dirilis secara resmi oleh pihak berwenang Irak atau Swedia. Namun, mereka dituduh bergabung dengan kelompok teroris ISIS.

Q: Mengapa Swedia menentang hukuman mati?

A: Swedia menentang hukuman mati karena menganggap praktik tersebut tidak manusiawi dan bertentangan dengan hak asasi manusia. Swedia telah menghapus hukuman mati dari sistem hukumnya sejak tahun 1972.

Q: Apa reaksi Uni Eropa terhadap kasus ini?

A: Uni Eropa telah menyatakan keprihatinannya atas penggunaan hukuman mati dalam kasus terorisme dan telah meminta Irak untuk mempertimbangkan kembali keputusan pengadilan.

Q: Apa implikasi internasional dari kasus ini?

A: Kasus ini dapat mempengaruhi hubungan diplomatik antara Swedia dan Irak, serta kerja sama antarnegara dalam memerangi terorisme.

Kesimpulan

Kasus terkini mengenai protes Swedia terhadap Irak yang akan menghukum mati tiga warganya telah menarik perhatian internasional. Swedia, sebagai negara yang menentang hukuman mati, terus berupaya untuk membatalkan hukuman mati yang dijatuhkan kepada warganya di negara lain. Kasus ini memiliki implikasi internasional yang signifikan dan dapat mempengaruhi hubungan diplomatik antara Swedia dan Irak, serta kerja sama antarnegara dalam memerangi terorisme.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *